Wah..ga kerasa ternyata udah Natalan lagi nih..ternyata memang waktu bergerak dengan sangat cepat..N.AT.A.L dan dengan berbagai alasan lagi saya dan kedua lelaki itu (abang dan adik saya) memilih untuk merayakan Natal di kota ini saja a.k.a Jogja..
Sebenarnya euforia Natal sudah mulai terasa seminggu sebelumnya..Hiasan- hiasan dan dekorasi mall, pertokoan, jalan2 sudah dihiasi dengan dekorasi Natal yang didominasi dengan warna merah,hijau,dan emas. Lagu- lagu Natal pun terdengar di radio ataupun di pusat perbelanjaan membuat saya sudah dapat merasakan suasana Natal.
Oh, jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh
Jingle bells, jingle bells
Jingle all the way
Oh, what fun it is to ride
In a one horse open sleigh
Mulailah terdengar lagu- lagu itu di telinga saya..Akhirnya saya mendapat sms dari abang saya “karokean yuk” dan jadilah kita ber3 memperdengarkan suara yang sangat merdu ini..hehe..setelah memilih-milih lagu kitapun memilih lagu ini:
O Holy Night! The stars are brightly shining,
It is the night of the dear Saviour’s birth.
Long lay the world in sin and error pining.
Till He appeared and the Spirit felt its worth.
A thrill of hope the weary world rejoices,
For yonder breaks a new and glorious morn.
Fall on your knees! Oh, hear the angel voices!
O night divine, the night when Christ was born;
O night, O Holy Night , O night divine!
O night, O Holy Night , O night divine!
I’m dreamin’ tonight of a place I love
Even more then I usually do
And although I know it’s a long road back
I promise you
I’ll be home for Christmas
You can count on me
Please have snow and mistletoe
And presents under the tree
Christmas Eve will find me
Where the love light beams
I’ll be home for Christmas
If only in my dreams
Christmas Eve will find me
Where the love light beams
I’ll be home for Christmas
If only in my dreams
If only in my dreams
Sedih juga sih dengerinnya sebenarnya..tapi yasudahlah,,saya sangat merindukan suasana Natal dirumah,,ini adalah tahun ke 3 saya merayakan Natal tanpa formasi lengkap.huih..akhirnya kita pulang dan ke gereja malam Natal. tiba di gerja pun begitu banyak yang datang bersama keluarganya..waw..gmn gitu rasanya…
dengan berkostum merah putih tanpa janjian kitapun mengikuti kebaktian malam Natal yang begitu menggugah hati. Keesokan harinya kitapun kembali makan bersama yang lagi2 menemui keluarga2 yang sedang merayakan Natal…wahh…..
tak lama handphone pun berdering “MOM”..abang saya pun menjawabnya:
A: halo ma..Merry Christmas ya…blaa…blaa..blaa..
begitu bergantian kepada kita bertiga….
giliran saya dan papa saya:
S: lagi ngpn nih pa?
P: baru pulang gereja nih…tadi de gereja temen papa anak2nya pada pulang loh..rame bgt deh..kalian bertiga ga ada yang pulang..(setengah suara)
S:( kaget, sedih, dan sedikit bergetar) iya ya pa?abisnya waktunya ga kompromi,,mereka liburnya lama kali jadi bisa pulang pa..ntar kita pulangnya kalo udah lulus aja ya pa..
P: iya sih..yawdah gpp deh…MerrY Christmas ya sayang..
S: ok pa..Merry Chritmas juga..
berganti mama saya..
M: lagi pada ngapn nih bertiga?
S: Makan ma..ni lagi nunggu makanannya dateng..
M: ooh, makan apa??Makan yang enak dong…?
S: iya ma..hehe..
Percakapan berlanjut..tapi honestly saya tidak pernah mendengar suara mama saya selemas itu..sedih rasanya..Saya tau mereka juga pasti menginginkan anaknya berkumpul bersama di moment spesial seperti Natal.
Sebenarnya ada banyak alasan yang buat kita tidak bisa berkumpul..Natal yang terpenting ada maknanya bahwa Tuhan Yesus telah lahir di hati kita masing- masing..dan semoga we’ll be home for Chritmas next year…LOVE YOU..








